Berikutini contoh flowchartnya. Penjelasan: Pada flowchart diatas, kita mulai dari simbol Terminal untuk memulai program percabangan. Kemudian terdapat simbol arue (flow) yang berjalan menuju simbol kondisi ( decission) dimana terdapat kondisi yang telah ditentukan yaitu; 2 Modulus 2 hasilnya adalah 0. Strukturpercabangan ditandai dengan tanda. Jawaban: 2 Perlihatkan Jawaban TI: pertanyaan baru. TI, 19.08.2019 08:50, 082210047980. Perangkat keras yang membuat jaringan komputer. Jawaban: menunjukkan. TI, 19.08.2019 18:51, muthi9655. Sebutkan nama komponen jenis transistir yang mempunyai satu kaki emitor dan dua basis Strukturpercabangan ditandai dengan tanda . Question from @Ronauli91 - Sekolah Menengah Pertama - Ti. Struktur percabangan ditandai dengan tanda vends404. Jawaban: Struktur percabangan ditandai dengan adalah sebuah statement yang memerlukan kondisi untuk menjalankan isi dari statement. Jika kondisi tersebut bernilai benar / ya / true, maka Strukturpercabangan ditandai dengan tanda Iklan Jawaban 1.0 /5 1 apical Jawaban: Struktur percabangan ditandai dengan adalah sebuah statement yang memerlukan kondisi untuk menjalankan isi dari statement. Jika kondisi tersebut bernilai benar / ya / true, maka isi didalam statement akan dijalankan. maap kalo salah . Uploaded byabdikasep1981 100% found this document useful 1 vote158 views9 pagesCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document100% found this document useful 1 vote158 views9 pagesAlgoritma PercabanganUploaded byabdikasep1981 Full descriptionJump to Page You are on page 1of 9Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Ada tiga struktur dasar yang digunakan dalam membuat algoritma, yaitu struktur berurutan atau sequencing , struktur pemilihan/keputusan/percabangan branching, dan struktur pengulangan looping. Sebuah algoritma biasanya akan menggabungkan ketiga buah struktur ini untuk menyelesaikan masalah. Pada halaman ini kita akan membicarakan lebih dulu struktur algoritma struktur percabangan, program akan berpindah urutan pelaksanaan jika suatu kondisi yang disyaratkan dipenuhi. Pada proses seperti ini simbol flowchart Decision harus digunakan. Simbol decision akan berisi pernyataan yang akan diuji kebenarannya. Nilai hasil pengujian akan menentukan cabang mana yang akan ditempuh. Contoh Struktur percabangan untuk masalah batasan umur. Sebuah aturan untuk menonton sebuah film tertentu adalah sebagai berikut Jika usia penonton lebih dari 17 tahun maka penonton diperbolehkan, dan apabila kurang dari 17 tahun maka penonton tidak diperbolehkan nonton. Buatlah flowchart untuk permasalahan tersebut. Struktur algoritma Percabangan PenyelesaianPermasalahan diatas merupakan ciri permasalahan yang menggunakan struktur percabangan. Hal ini ditandai dengan adanya pernyataan jika .. maka ...atau If ... Then dalam Bahasa Inggris. Flowchart penyelesaian masalah tampak pada gambar Pada gambar tersebut, tampak penggunaan simbol Decision. Pada simbol ini terjadi pemeriksaan kondisi, yaitu apakah usia lebih dari 17 tahun atau tidak. Jika jawaban ya maka program akan menghasilkan keluaran teks "Silahkan Menonton", sedangkan jika input usia kurang dari 17 tahun maka program akan menghasilkan keluaran teks "Anda Tidak Boleh Menonton". Contoh Struktur percabangan untuk perhitungan dua buah bilangan. Dalam suatu perhitungan, nilai P = X + Y. Jika P positif, maka Q = X * Y, sedangkan jika negative maka nilai Q = X/Y. Buatlah flowchart untuk mencari nilai P dan Q PenyelesaianPada contoh ini input yang dibutuhkan adalah nilai X dan Y, sedangkan proses pemeriksaan kondisi dilakukan pada nilai P apakah positif termasuk 0 ataukah negative. Perhatikan flowchart penyelesaian masalah pada gambar dalam struktur percabangan yang lain, atau yang biasa disebut nested bersarang. Perhatikan contoh-contoh berikut. Contoh Struktur percabangan bersarang untuk masalah fotokopi. Sebuah usaha fotokopi mempunyai aturan sebagai berikut Jika yang fotokopi statusnya adalah langganan, maka berapa lembar pun dia fotokopi, harga perlembarnya Rp. 75,- Jika yang fotokopi bukan langganan, maka jika dia fotokopi kurang dari 100 lembar harga perlembarnya Rp. 100,-. Sedangkan jika lebih atau sama dengan 100 lembar maka harga perlembarnya Rp. 85,-. Buatlah flowchart untuk menghitung total harga yang harus dibayar jika seseorang memfotokopi sejumlah X lembar. PenyelesaianPada contoh ini, masalah terlihat lebih rumit. Ada dua percabangan yang terjadi. Yang pertama adalah pemeriksaan apakah status seseorang pelanggan atau bukan. Kedua, apabila status seseorang bukan pelanggan, maka dilakukan pemeriksaan berapa jumlah lembar fotokopi, apakah lebih dari 100 lembar atau tidak. Pada soal ini kita juga menjumpai apa yang disebut sebagai nested. Perhatikan pernyataan pada syarat kedua dari persoalan di atas. 'Jika yang fotokopi bukan langganan, maka jika dia fotokopi kurang dari 100 lembar harga perlembarnya pernyataan jika yang kedua berada di dalam jika yang pertama. Input yang dibutuhkan untuk permasalahan ini adalah status orang yang fotokopi, dan jumlah lembar yang difotokopi. Sehingga variable input yang digunakan adalah Status untuk status orang yang fotokopi JLF untuk jumlah lembar yang difotokopi Selain itu, terdapat variable dengan nama HPP yang digunakan untuk menyimpan harga per lembar, dan TH untuk menyimpan nilai total harga. Perhatikan, variable Status bertipe data char, sehingga penulisannya harus menggunakan tanda " ". Flowchart penyelesaian masalah ini dapat dilihat pada gambar Contoh Struktur percabangan bersarang untuk masalah kelulusan siswa. Aturan kelulusan siswa pada mata pelajaran Pemrograman Web diterapkan sebagai berikut Jika nilai ujian tengah semester UTS lebih besar dari 70 maka siswa dinyatakan lulus dan Nilai Akhir sama dengan nilai UTS. Jika nilai UTS kurang atau sama dengan 70, maka siswa dinyatakan lulus jika Nilai Akhir lebih besar atau sama dengan 60 dimana Nilai Akhir = nilai UTS x 40% + nilai UAS x 60%. Buatlah flowchart penyelesaian masalah tersebut apabila output yang diinginkan adalah NIM, Nama Siswa, Nilai Akhir, dan Status Kelulusan. PenyelesaianPada contoh ini, ada dua percabangan. Yang pertama adalah pemeriksaan apakah nilai UTS siswa lebih dari 70. Kedua, apabila nilai UTS tidak lebih dari 70, maka dilakukan pemeriksaan apakah nilai akhir lebih dari 60. Input yang dibutuhkan untuk permasalahan ini adalah NIM, nama siswa, nilai UTS, dan nilai UAS. Sehingga variable input yang digunakan adalah NIM untuk Nomor induk siswa, nama untuk nama siswa, NUTS untuk nilai ujian tengah semester, dan NUAS untuk nilai ujian akhir semester. Sedangkan variabel ouput terdiri dari NA yang digunakan untuk menyimpan nilai akhir, dan Status untuk menyimpan status kelulusan. Written by Unknown We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting. Mulai dari tutorial ini dan beberapa tutorial ke depan, kita akan mempelajari struktur percabangan kode program dalam bahasa Python. Sesi bahasan ini dibuka dengan bentuk percabangan yang paling sederhana, yakni kondisi if. Pengertian Kondisi If Bahasa Python Dalam pembuatan program, ada saatnya kita butuh suatu percabangan, yakni jika sebuah kondisi terpenuhi, jalankan kode program ini, jika tidak, jalankan kode program yang lain. Menggunakan bahasa Python, konsep ini dibuat dari struktur if dengan aturan penulisan sebagai berikut if condition Kode program yang dijalankan jika condition bernilai True Kode program yang dijalankan jika condition bernilai True Bagian condition berperan sebagai penentu dari struktur percabangan. Jika condition terpenuhi menghasilkan nilai True, blok kode program akan dijalankan. Jika condition tidak terpenuhi menghasilkan nilai False, blok kode program tidak akan dijalankan. Condition biasanya terdiri dari operasi perbandingan, misalnya apakah variabel a berisi angka 10, atau variabel password berisi string rahasia’. Blok kode program dalam bahasa Python ditandai dengan tanda titik dua setelah penulisan condition, kemudian diikuti satu atau beberapa baris dengan awalan whitespace di sisi kiri boleh berupa spasi atau tab. Spasi di sisi kiri ini dikenal dengan istilah indentation. Dalam bahasa pemrograman lain, terutama turunan C seperti C++, PHP, Java maupun JavaScript, blok kode program ini biasanya di tandai dengan kurung kurawal { dan }. Mari kita bahas dengan contoh kode program. Contoh Kode Program Percabangan If Bahasa Python Sebagai contoh saya akan buat kode program sederhana, yakni melihat apakah sebuah angka lebih besar dari angka lain, lalu tampilkan hasilnya jika kondisi terpenuhi a = 12 b = 10 if a > b print'Variabel a lebih besar dari variabel b' Hasil kode program Variabel a lebih besar dari variabel b Di awal kode program saya mengisi variabel a dengan angka 12 dan variabel b dengan angka 10. Kemudian di baris 4 terdapat kondisi if a > b, yakni apakah variabel a berisi angka yang lebih besar dari b? Apakah 12 lebih besar dari 10? betul True, maka perintah di baris 5 akan dijalankan. Dalam bahasa Python, karakter spasi di awal baris 5 wajib ditulis, karena inilah penanda blok if. Jika baris ini tidak dijorokkan’ satu atau beberapa spasi, maka akan terjadi error a = 12 b = 10 if a > b print'Variabel a lebih besar dari variabel b' baris ini akan error Jika kita ingin menambah perintah lain di blok if yang sama, tulis baris baru dengan awalan spasi yang sama a = 12 b = 10 if a > b print'Variabel a lebih besar dari variabel b' print'Sedang belajar bahasa Python di Duniailkom' Hasil kode program Variabel a lebih besar dari variabel b Sedang belajar bahasa Python di Duniailkom Jika kondisi if ini tidak terpenuhi, maka blok kode program tidak akan di eksekusi. Berikut contohnya a = 8 b = 10 if a > b print'Variabel a lebih besar dari variabel b' print'Sedang belajar bahasa Python di Duniailkom' Kode program ini tidak akan menampilkan hasil apa-apa, karena variabel a saya isi dengan angka 8, sehingga kondisi if a > b menghasilkan nilai False. Namun akan berbeda jika ditulis seperti ini a = 8 b = 10 if a > b print'Variabel a lebih besar dari variabel b' print'Sedang belajar bahasa Python di Duniailkom' Hasil kode program Sedang belajar bahasa Python di Duniailkom Kali ini perintah di baris 6 sudah tidak berada di dalam blok if perhatikan perbedaan spasi di awal. Artinya, apapun hasil kondisi if, perintah di baris 6 akan selalu di jalankan. Bagaimana dengan membuat beberapa kondisi if? tidak ada masalah. Berikut contoh kode programnya a = 12 b = 12 if a > b print'Variabel a lebih besar dari variabel b' if a b, if a < b, dan if a == b. Setiap kondisi if akan diperiksa, dan jika operasi perbandingan menghasilkan nilai true, maka blok kode program tersebut akan diproses. Silahkan anda coba ubah isi variabel a dan b untuk melihat blok kode program mana yang akan dijalankan. Contoh terakhir, mari buat kode program yang bisa menebak apakah angka yang diinput merupakan bilangan genap atau bilangan ganjil a = 7 if a % 2 == 0 print'Variabel a berisi angka genap' if a % 2 != 0 print'Variabel a berisi angka ganjil' Hasil kode program Variabel a berisi angka ganjil Sekarang kondisi yang diperiksa adalah if a % 2 == 0 dan if a % 2 != 0. Di dalam bahasa Python, tanda persen % merupakan operator modulus yang dipakai untuk mencari sisa hasil bagi. Lebih lanjut tentang operator ini pernah kita bahas di Operator Aritmatika Bahasa Python. Kondisi pertama, yakni if a % 2 == 0 akan bernilai True jika variabel a habis dibagi 2. Ini artinya variabel a berisi angka genap. Sedangkan kondisi kedua, yakni if a % 2 != 0 akan bernilai True jika variabel a tidak habis dibagi 2. Ini artinya variabel a berisi angka ganjil. Percabangan If seperti ini sangat sering dipakai untuk memecahkan sebuah masalah. Sebagai bentuk lain, berikutnya kita akan bahas percabangan If Else dalam bahasa Python. C++Mungkin kalian akan bertanyaApa itu percabangan dan kenapa dinamakan percabangan?Buat yang belum pernah kuliah atau belajar tentang algoritma dan flowchart, mungkin ini istilah yang baru pertama kamu ini sebenarnya untuk menggambarkan alur program yang flow chart, logika “jika…maka” digambarkan dalam bentuk itu, ini disebut percabangan, struktur ini juga disebut control flow, decision, struktur kondisi, Struktur if, akan mampu membuat program berpikir dan menentukan tindakan sesuai dengan logika/kondisi yang kita berikan. Pada pemrograman C++, terdapat 6 bentuk percabangan yang harus kita saja itu?Mari kita bahas…1. Percabangan ifPercabangan if merupakan percabangan yang hanya memiliki satu blok pilihan saat kondisi bernilai perhatikan flowchart berikut iniFlowchart tersebut dapat kita baca seperti ini“Jika total belanja lebih besar dari Rp Maka tampilkan pesan Selamat, Anda dapat hadiah”Kalau dibawah Rp bagaimana?Ya pesannya tidak akan kita coba dalam program C++.Buatlah file bernama kemudian isi dengan kode berikut.include using namespace std; int main{ cout > total_belanja; // menggunakan percabangan if iftotal_belanja > 100000{ cout 100000{ cout 100000 cout using namespace std; int main{ string password; cout > password; // percabangan if/else if password == "kopi"{ cout using namespace std; int main{ int nilai; string grade; cout > nilai; // menggunakan percabangan if/esle/if if nilai >= 90 { grade = "A"; } else if nilai >= 80 { grade = "B+"; } else if nilai >= 70 { grade = "B"; } else if nilai >= 60 { grade = "C+"; } else if nilai >= 50 { grade = "C"; } else if nilai >= 40 { grade = "D"; } else if nilai >= 30 { grade = "E"; } else { grade = "F"; } cout // blok kode break; case // blok kode break; default // blok kode }Kita dapat mermbuat blok kode case sebanyak yang diinginkan di dalam blok , kita bisa isi dengan nilai yang nanti akan dibandingkan dengan case harus diakhiri dengan break. Khusus untuk default, tidak perlu diakhiri dengan break karena dia terletak di bagian break bertujuan agar program berhenti mengecek case berikutnya saat sebuah case using namespace std; int main{ char grade; cout > grade; switch touppergrade{ case 'A' cout using namespace std; int main{ int jawaban; cout "; cin >> jawaban; string hasil = jawaban == 7 ? "Benar" "Salah"; cout using namespace std; int main{ string username, password; cout > username; cout > password; if username == "petanikode"{ if password == "kopi"{ cout << "Selamat datang bos!" << endl; } else { cout << "Password salah, coba lagi!" << endl; } } else { cout << "Anda tidak terdaftar" << endl; } return 0; }HasilnyaApa Selanjutnya?Blok percabangan merupakan blok kode yang harus kita kita akan banyak menggunakannya dalam membuat bentuk percabangan di atas, merupakan bentuk-bentuk itu, sebaiknya perbanyak latihan dengan contoh kasus yang lain agar semakin silahkan pelajari tentangBelajar C++ 08 Mengenal Blok Perulangan📖 Untuk daftar tutorial C++ lainnya, lihat di List Tutorial C++

struktur percabangan ditandai dengan tanda